2 Hektar kebun warga Buntao Terbakar, Polsek Sanggalangi Bantu Padamkan

Advertisement

2 Hektar kebun warga Buntao Terbakar, Polsek Sanggalangi Bantu Padamkan

60 MENIT
Selasa, 03 September 2019

60Menit.co.id - Polsek Sanggalangi bersama warga dan Dinas Pemadam Kebakaran, sedang memadamkan kebakaran Kebun Warga Buntao, Senin (2/09/2019)

60MENIT.CO.ID - Senin Tanggal 02 September 2019, pukul 14.30 wita, Kapolsek Sanggalangi Polres Tana Toraja (Iptu Ketut Aliasa) Dusun Papakayu Lembang Sapan Kua-kua Kecamatan Buntao Kabupaten Toraja Utara telah terjadi TKP kebakaran kebun warga.

Kapolsek Sanggalangi bersama Kanit Binmas Aiptu Yanmar, Kanit Provost (Bripka Ashadi), Kanit Intelkam (Bripka Robertus), Bhabinkamtibmas (Bripka Ferdy Karaeng) langsung menghubungi Kepala Lembang Sapan Kua-Kua Boy Rantetandung.

Damkar Kabupaten Toraja Utara untuk membantu Personil Polsek dan masyarakat setempat untuk memadamkan api.

Dengan peralatan seadanya, polisi dan masyarakat melakukan upaya untuk mencegah jangan sampai "si jago merah" merembet atau menjalar  kerumah warga setempat.

Selang beberapa waktu, pukul 15.00 wita, 3 unit kendaraan Damkar Kab. Torut tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan tindakan awal berupa penyiraman di area pinggiran luar dari kebun dengan tujuan mencegah merembetnya api ke rumah rumah warga sekitar.

Proses pemadaman api berlangsung hingga beberapa jam selanjutnya,  sampai kobaran api mulai mereda meskipun belum seluruhnya.

60Menit.co.id
Kapolsek Sanggalangi Polres Tator Iptu Ketut Aliasa saat di konfirmasi melalui sambungan hp seluler pada pukul 21.00 wita mengatakan, 

"Pihaknya bersama kepala lembang Sa'pan Kua Kua, Boy Rantetandung masih memantau perkembangan situasi dengan alasan adanya kekahwatiran api masih bisa melebar kembali karena belum seluruhnya padam secara total" jelasnya

"Kita masih bersiaga dan tetap berjaga jaga terhadap kemungkinan buruk yang dapat saja terjadi, dan besok Selasa (3/09/2019) personil akan melihat kembali bagaimana kondisi terakhirnya" ucap Ketut Aliasa. 

Lanjutnya lagi menginformasikan, di kebun warga itu terdapat pohon daharu dan cengkeh yang telah terbakar, dan diperkirakan sekitar 2 hektar lahan warga yang terbakar.

"Kita lihat perkembangannya besok seperti apa, semoga apinya dapat benar benar dipastikan telah padam ". Tutup Iptu Ketut Aliasa.

(Arlin)