Sub 9-22: Sungai Cipampkolan Uzur DLHK Kota Sigap Rapat Gabungan

Advertisement

Sub 9-22: Sungai Cipampkolan Uzur DLHK Kota Sigap Rapat Gabungan

60 MENIT
Senin, 09 September 2019

60Menit.co.id - DLHK Kota Bandung, tanggapi Satgas Citarum Harum terkait kondisi Sungai Cipamokolan, Sigapi dengan Rapat Gabungan dengan OPD terkait, Senin (9/09/2019)

60MENIT.CO.ID, Bandung - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)  Kota Bandung, mengadakan rapat gabungan terkait kondisi di Pintu Air Sungai Cipamokolan hitam, berbusa dan bau yang terkontaminasi limbah.

Rapat dipimpin oleh Kepala bidang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) DLHK Kota Bandung, Ir. Lita Endang S,  M.Si. di gedung DLHK Kota Bandung. Senin (9/09/2019).

Materi rapat adalah pembahasan kondisi air Sungai Cipamokolan yang  hitam pekat dan banyak busa, Air limbah cukup bau, Pada saat Pintu air cipamokolan sedang di buka, 900 Meter dari pintu air kondisi air tidak terlalu hitam dan Banyak sampah domestik yang tersendat pada pintu air

Dansubsektor 9-22, Pelda Ihwan mewakili Komandan Sektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman T.) turut hadir pada rapat tersebut. 

Pada kesempatan tersebut, Pelda Ihwan menuturkan masalah jaring sampah dan kondisi air Sungai Cipamokolan tepatnya dinpintu air yang  berbusa, hitam dan bau.

"Ketika pihak DLHK menjawab itu akibat limbah domestik maka saya bandingkan dengan Sungai Cidurian yang  sama ada limbah domestiknya tapi airnya jernih walau ada bau tapi tidak menyengat" ungkap Ihwan, ketika setelah mendengar jawaban Lita. 

Ketika dikonfirmasi oleh pimpinan redaksi media 60Menit.com /.co. id via WA nya, Lita menjawab perhatian dengan kontroling terhadap pintu air di Sungai Cipamokolan terus dilakukan. 

"Saya tidak pembiaran pak, Pengecekan dilakukan tiap pintu air dibuka pasti busa banyak ditambah musim kemarau, dan kepadatan penduduknya mumpuni" jawab Lita. 

Lita pun menjelaskan pada 60menit.com, rapat gabungan ini ya biar semua OPD terkait  menyelesaikan solusi, jangan hanya DLHK  

Pada hasil rapat pula terungkap, bahwa kalo masalah bau dan berbusa intinya akibat limbah domestik dan untuk menguranginya yaitu dengan cara  pembuatan Seftck tank Comunal

Kesimpulan Rapat
Dinas KUKM dan Perindag Kota Bandung disuruh check perusahaan kecil yang memungkinkan membuang limbah ke sungai.

DPKP3 diminta menyiapkan rencana pembuatan Septic Tank Komunal.

Dinas PU diminta segera mengeruk Sungai Cipamokolan lokasi tersebut, koordinasi dengan BBWS

Bagian Humas Setda diminta  mempublikasikan bahwa kita sudah ber upaya

Bappeda Litbang diminta menyiapkan anggaran

OPD yang hadir pada rapat tersebut, Satgas Citarum Harum Sektor 22, DPU, DPKP3, Dinas KUKM dan Perindag, Camat Rancasari, Humas Setda Kota Bandung dan Bapeda Litbang

(Zho - Jpch)