Investigasi: Proyek Prakarsa Cijerah di RW.01 Baru Sebulan Sudah Jebol, Ada Apa Dengan Kelurahan
-->

Advertisement Adsense

Investigasi: Proyek Prakarsa Cijerah di RW.01 Baru Sebulan Sudah Jebol, Ada Apa Dengan Kelurahan

60menit.com
Rabu, 30 September 2026

Beberapa titik hasil hotmix terlalu tipis dan jebol (foto istimewa tim investigasi)


60MENIT.co.id, Bandung | Bau tidak sedap menyengat gunjingan warga dari proyek Program Prakarsa di Kelurahan Cijerah RW 01, Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung. Proyek paving blok dan hotmix yang menelan anggaran uang rakyat itu diduga dikerjakan asal jadi. Faktanya di lapangan belum genap satu bulan selesai jalan sudah jebol dan banyak titik yang tidak rata sebab terlalu tipis.


FAKTA LAPANGAN: TIPIS, JEBOL, ASAL TUMPAH.


Tim investigasi didampingi warga setempat mendokumentasikan kerusakan fatal. Hotmix yang seharusnya punya ketebalan minimal dan kepadatan standar, kondisinya sangat memprihatinkan.


- Jebol dan Mengelupas: Di beberapa titik, lapisan hotmix pecah seperti kerupuk dan terkelupas dari badan jalan.

- Tipisnya Kebangetan: Ini yang paling parah. Lapisan hotmix saking tipisnya, kontur tanah dan batu koral di bawahnya masih terlihat jelas. Diduga kuat ketebalannya jauh di bawah RAB. Pekerjaan terkesan hanya "disiram" aspal cair, bukan digelar hotmix sesuai spek.

- Paving Blok Tidak Penuhi Standar: Warna paving blok pudar tidak sama dengan yang lainya, hal ini disinyalir kwalitasnya di bawah standar. Pemasangan paving blok tanpa pemadatan base course yang benar. Akibatnya mudah amblas dan bergelombang saat dilindas motor.


Kuat dugaan, pemborong melakukan pengurangan volume dan kualitas material demi meraup untung besar. Praktik yang lazim disebut sunat spek.


Tampak jelas pemasangan tidak simetris dan paving blok sebagian bercorak pudar bahkan ada ujung jalan hanya di labur adukan (dokumen investigasi)


ADA APA DENGAN KELURAHAN CIJERAH? DIAM SERIBU BAHASA


Ini yang paling janggal. Sesuai aturan, Kelurahan adalah garda terdepan pengawas Program Prakarsa. Setiap pekerjaan wajib diawasi, diukur, dan diterima kelurahannya.


Pertanyaannya:

1.  Kenapa pekerjaan se-buruk ini bisa diterima dan dinyatakan selesai?

2.  Kenapa setelah warga bertanya dan jalan tidak benar, pihak Kelurahan Cijerah memilih DIAM dan tidak memerkarakan pemborong?

3.  Apakah ada kongkalikong antara oknum kelurahan dengan pemborong?


Diamnya kelurahan selama sebulan ini memunculkan spekulasi liar di warga. Ada dugaan pembiaran karena pekerjaan ini sudah di-setting untuk lolos begitu saja tanpa kontrol kualitas.


"Ini aneh. Kalau memang kelurahan kerja benar, harusnya seminggu setelah rusak langsung panggil pemborong, suruh bongkar dan hotmix ulang. Ini malah diam saja. Kami jadi curiga, jangan-jangan ada bagi-bagi di belakang," tegas warga RW 01 dengan nada kesal.


TUNTUTAN DILAPANGAN:


Pemerhati Lingkungan dukung Warga RW 01 Cijerah mendesak:

1.  Camat Bandung Kulon dan Inspektorat Kota Bandung turun sidak dan ukur ulang ketebalan hotmix serta RAB proyek Prakarsa RW 01.

2.  Lurah Cijerah buka RAB ke publik. Berapa anggaran, berapa spek ketebalan hotmix dan paving blok yang seharusnya.

3.  Blacklist pemborong jika benar nakal dan wajibkan garansi perbaikan total, bukan tambal sulam.


Jika tidak ada tanggapan dalam 7 hari, warga mengancam akan membawa kasus ini ke Ombudsman dan Kejaksaan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran program prakarsa dan kerugian keuangan negara.


(Tim investigasi)