PERUM GRAND VIEW GARUT BERLAKUKAN ISOLASI WILAYAH MANDIRI.

Advertisement Adsense

Bupati Garut

Bupati Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadispora Kab. Garut

Kadis Pertanian Garut

Kadis Pertanian Garut

PERUM GRAND VIEW GARUT BERLAKUKAN ISOLASI WILAYAH MANDIRI.

Wak Puji
Sabtu, 04 April 2020


60menit.com, Garut - Sejak munculnya wabah virus Corona, di dunia, tidak terkecuali kota kecil, Garut, Pemerintah Kabupaten Garut hingga ke desa-desa kian gencar melakukan penyadaran kepada masyarakat dalam menyikapi Covid-19. Menyusul adanya salah satu warga Kecamatan Wanaraja dinyatakan positif corona, dan kecamatan Karangpawitan menjadi satu dari Kecamatan terdekat yang diawasi karena berdekatan.

Hal itu membuat warga di wilayah Kecamatan Karangpawitan berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya guna memutus rantai penyebaran corona. Salah satunya yang dilakukan oleh warga RW 19 Desa Godog Kecamatan Karangpawitan.

Mereka menutup rapat pintu masuk ke  perumahan  Grand View, Desa Godog, dengan cara melakukan  penjagaan ketat di pintu gerbang dan diberlakukan sejak Jum’at (3/4/2020) saat pantauan 60menit.com kelokasi. 


Ketua RW 19, Ridwan Mustofa mengatakan, pembatasan tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona. Apalagi wilayah Karangpawitan telah ditetapkan oleh Pemkab Garut agar warganya tak keluar rumah.

Untuk itu, kata Ridwan,  dirinya sebagai ketua RW membuat peraturan agar ojek pangkalan, ojek online, dan pedagang hanya bisa beraktivitas di area depan perumahan. Bahkan untuk yang mengirim paket juga hanya sampai gerbang masuk.  

"Jadi warga yang mau naik ojek atau ambil paket harus ke depan dulu. Biar bisa kami pantau," katanya.

Sementara terkait adanya informasi rencana bantuan sebesar Rp 10 juta per RW dari desa   untuk digunakan penanggulangan Covid-19, Ridwan mengaku belum menerima informasi lanjutan. Namun berharap anggaranya bisa segera cair dan bisa digunakan untuk penyemprotan disinfektan dan pencegahan lainnya," katanya. (Djie)